Monday, May 4, 2015

Kenapa Mesti Memakai Printer HP Laserjet?

Kenapa Mesti Memakai Printer HP Laserjet?
Printer Laserjet adalah salah satu teknologi terbaru yang membantu konsumen mendapatkan kualitas cetak yang lebih baik dan lebih cepat. Performa dan fitur printer laserjet telah disesuaikan untuk keperluan kantor atau pengguna yang menginginkan kemampuan di atas rata-rata. HP juga membuat persaingan pasar printer laserjet menjadi semakin kompetitif dengan kehadiran produk-produk terbarunya. HP Laserjet printer menjadi incaran banyak konsumen karena performa dan kemmpuan yang ditawarknannya, Jika mereka ingin mendapatkan performa yuang lebih bagus, mereka harus rela membayar lebih untuk mendapatkan printer ini.

Printer laserjet HP pada umumnya memilik banyak kesamaan dalam keunggulan dan spesifikasinya. Laserjet mempunyai kecepatan cetak yang jauh baik daripada inkject. Pengguna bisa mencetak doksumen dengan presisi sehingga hasi cetak tidak meleber (kondisi ini biasanya disebabikan oleh tinta yang berlebihan). Harga serbuk toner untuk printer laserjet jauh lebih murah daripada tinta untuk inkjet. Selain itu, printer bisa digunakan untuk jangka waktu yang lebih lama tanpa pengisian ulang. Meskipun harga printer mahal, biaya perawatan dan pemakaian sehari-hari bisa lebih murah. Oleh karena itu, printer ini banyak digunakan di kantor.
Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan jika memilih produk laserjet dari HP. Kemampuan cetak yang lebih baik tentunya akan menjadi investasi berharga untuk bisnis jika Anda menggunakan printer untuk mencetak banyak dokumen dalam sehari. Produk HP ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk bisnis. Dengan kemampuan cetak yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen yang dinamis, HP mamu memberikan solusi ekonomis yang jauh lebih baik. Mungkin harga printer ini sangat mahal jika kita membandingkannya dengan printer inkjet. Namun, manfaat yang didapatkan dari printer laserjet HP ini bisa jauh lebih bernilai daripada harga awal yang harus dibayar.
Apa perbedaan antara produk printer inkjet dan laserjet dari HP? Konsumen mungkin sering mengeluhkan cartridge dari printer inkjet HP yang cenderung mudah rusak. Konsumen di Indonesia mungkin lebih tertarik untuk menggunakan sisteminfus yang bisa menghemat tinta lebih banyak. Namun, cartridge HP untuk printer inkjet memang terkesan tidak ‘ramah’ terhadap sistem ini. Dibandingkan dengan Epson, HP tidaklah fleksibel. Namun, kelemahan ini berhasil diatasi dengan produk printer laserjet terbaru dari HP. Konsumen tidak perlu lagi mengeluarkan dana lebih untuk membeli tinta atau memasang sistem infus yang justru merusak kinerja printer itu sendiri. Pengeluaran harian bisa lebih rendah daripada printer inkjet sebelumnya.
Apa kelebihan printer laserjet HP dibandingkan printer sejenis dari perusahaan lain yang dijual di pasaran? Inovasi adalah nilai tambah yang dimiliki produk HP. Salah satu produk unggulan produsen ini adalah HP Laserjet Pro 200 color MFP M275. Dengan teknologi laserjet, Anda bisa mencetak dokumen berwarna dengan lebih cepat dan mudah. Produk ini mempunyai fitur baru yang mampu memindai objek 3D. Fitur ini adalah terobosan baru yang akan memberikan pengalaman berbeda bagi pengguna. Dengan kamera 8 megapiksel, kualitas hasil pemindaian jauh lebih baik dan tajam. Seperti produk laserjet lainnya, HP menawarkan fitur ePrint yang bisa Anda gunakan untuk mengirim dokumen via email sebelum dicetak di printer laserjet. Namun, printer harus dilengkapi dengan alamat email untuk menyimpan data yang akan dicetak. Harga yang harus ditebus untuk printer ini memang masih mahal. Harganya memang jauh di atas printer biasa, tetapi Anda bisa menikmati nilai tambah yang tidak ada di produk lain.

Laser atau Inkjet?? Mana Yang terbaik!

PRINTER saya sebelumnya adalah printer ink jet Canon Pixma IP 4000. Berhubung printer ini sekarang sudah rusak dan sama sekali tidak bisa ngeprint lagi, makanya saya berencana untuk membeli printer baru.

Printer lama saya Canon Pixma IP4000

Sedikit flash back bercerita tentang Canon Pixma IP 4000. Printer ini adalah termasuk
“bukan” printer murahan. Dimana dahulu ketika saya membelina harganya sekitar Rp 1,9 jutaan. Kenapa saya membeli printer ini padahal masih banyak printer lain yang jauh lebih murah dengan rate sekitar sejutaan? Karena dalam Pixma IP 4000 ini banyak menawarkan fitur yang menurut saya sangat memudahkan saya. Contohnya adalah fitur untuk print label CD. Fitur ini sangat berguna dan memudahkan saya yang pada saat itu masih hobby membuat duplikat CVD. Dengan fitur ini saya bisa membuat label CD yang indah dan pas sesuai dengan CD nya tanpa ada yang miring-miring.

Fitur lain yang saya suka dari printer lama saya adalah duplex printing atau fitur ngeprint bolak balik. Fitur ini sangat membantu saya yang suka ngeprint tutorial dan sejenisnya yang biasanya banyak banget dan menghabiskan kertas, dengan fitur ini saya tidak usah capek-capek mengatur kertas ketika diprint karena dengan sendirinya printer yang akan melaksanakan tugas print bolak baliknya. Jadi pekerjaan bisa cepat selesai dan bisa irit kertas.

Fitur yang lain adalah adanya baki kertas dalam printer ini. Jadi kertas masuk untuk diprint dalam printer ini ada 2 jalan, yaitu melalui baki atau melalui paper feed nya di bagian atas. Dengan baki kertas, saya tidak usah capek-capek menyediakan kertas sedikit demi sedikit untuk diprint. Langsung saja saya taruh dalam baki sejumlah kertas, saya tinggal ongkang-ongkang kaki semua dilakukan oleh printer tersebut. Benar-benar fitur yang berguna dan tidak membuat ribet.


Selain itu yang lebih penting lagi adalah Canon Pixma IP 4000 sudah mengadopsi cartridge tinta individu. Kelebihan dari printer yang sudah mengadopsi ini adalah selain karena faktor ekonomis dari segi konsumsi tinta, karena tinta yang habis saja yang bakalan diganti, juga teknologi cetak printer dengan teknologi ini terkenal lebih akurat dan mantap dibandingkan yang masih menggunakan teknologi konvensional tinta warna 3 in 1. Saya melihat hasil cetak warna dari printer ini ke atas kertas foto benar-benar luar biasa bagus dan warnanya benar-benar akurat sesuai dengan apa yang tertera di monitor. Pas saya bandingkan dengan printer biasa kayaknya jauh banget lebih bagus printer IP 4000 ini.


Nah itulah cerita sedikit tentang printer lama saya yang saat ini sudah rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Memang sih saya pernah berencana untuk menservisnya, cuma dikarenakan biaya servisnya lumayan besar (hampir seperti beli printer biasa), dan hasil jadinya pun belum tentu bisa seperti semula, maka saya beranggapan lebih baik membeli barang yang baru dimana semuanya masih standar.

Fuji Xerox C1110B Laser Color Printer
Sekarang ini saya dibingungkan dengan 2 pilihan, apakah akan membeli printer laser color atau ink jet sama seperti model IP 4000? Sebelum menentukan pilihan tersebut saya akan mengulas kelebihan dan kekurangan masing-masing model. Oh iya, sebelumnya saya sampaikan terlebih dahulu model yang dibandingkan adalah Laser Color Fuji Xerox model C1110B yang di http://www.dimensidata.com/ seharga Rp 2,725 juta dengan Epson Stylus Photo T60 seharga  Rp 1,816 juta.

Model yang diulas pertama adalah Printer Xerox C1110B. 

Kelebihan menggunakan printer ini adalah :
  1. Fuji Xerox C1110B adalah printer laser color termurah yang masih bisa saya jangkau dengan harga Rp 2,725 juta dengan kualitas cetak laser. Saya sudah mencoba cek harga-harga printel laser color yang lain harganya benar-benar “naudzubillah” mahal banget. Dan ini menurut saya yang paling murah dengan dukungan nama besar Xerox yang sudah terkenal dengan kualitas cetaknya di dunia per-foto copy-an.
  2. Kualitas hasil cetak printer ini benar-benar menakjubkan. Oleh rekan kerja saya kualitas hasil cetak printer ini sudah dibandingkan dengan hasil cetak printer laser HP (yang sudah terkenal di dunia laser printing). Dan menurut beliau ada keunggulan tersendiri dari hasil cetak printer merk HP, yaitu hasil cetak printer Xerox lebih mengkilap seolah-olah timbul hasil cetakannya. Kalau merk lain disebutnya hanya seperti hasil semprot tidak begitu timbul hasil cetakannya. Tapi memang sih untuk kualitas foto (akurasi warna foto dan sejenisnya), masih tetap belum ada yang mengalahkan sistem cetak Ink Jet apalagi sekelas Epson Stylus Photo T60.
  3. Nah ini kelebihan utamanya, kelebihan utama ini dibandingkan dengan sistem model ink jet printer laser lebih “tahan banting”. Kenapa saya bilang begitu? Karena sistem printer laser ini mengadopsi tinta serbuk atau butiran, tidak seperti printer ink jet yang mengadopsi tinta cair. Dengan sistem pemakaian di rumah tangga yang tidak terlalu kontinyu dalam memakai printer (tidak setiap hari ngeprint dan printer banyak nganggurnya), maka penggunaan printer laser akan jauh lebih ekonomis secara jangka panjang. Hal ini dikarenakan printer ink jet apapun jika lama tidak digunakan maka head printer tersebut bakalan terselimuti oleh tinta dan mengakibatkan printer macet tidak bisa berfungsi. Sedangkan head tersebut adalah “otak” dari printer ink jet. Hal ini mengakibatkan kualitas printing selanjutnya akan tidak standar lagi alias mengalami penurunan kualitas cetak. Jika frekuensi pemakaiannya tinggi maka akan jauh lebih ekonomi penggunakan printer ink jet, tapi jika jarang dipakai hingga mengakibatkan tintanya kering, maka jauh lebih ekonomis menggunakan laser karena sistem laser menggunakan tinta serbuk gak bakalan ada kejadian tintanya kering dan mengotori head.
  4. Sistem laser coy… sistem yang sudah sangat terkenal dikarenakan cepatnya dalam melakukan pencetakan. Ini yang rasanya belum bisa ditandingi oleh printer ink jet Epson. Dan ini satu lagi nilai tambah jika kita membeli printer laser.
Sekarang kelemahannya dari printer ini apa?
  1. Kelemahan utamanya adalah dari sisi harga yang benar-benar mahal. Harga printer ini yang benar-benar mahal menurut saya. Di satu sisi mahalnya harga ini mungkin dikarenakan teknologi laser ini apalagi yang color masih baru tidak seperti teknologi ink jet yang sudah lama ada dan berkembang. Untuk model laser color yang termurah saja harganya di atas 2,5 juta. Coba bandingkan dengan harga termurah ink jet yang cuma 400 ribuan saja. Benar-benar tidak bisa dibandingkan.
  2. Masih berkaitan dengan harga, harga tinta originalnya untuk model printer laser ini lagi-lagi “naudzubillah” mahalnya, apalagi jika dibandingkan dengan tinta original dari printer ink jet. Sekedar gambaran, tinta original ink jet harganya paling mahal sekitar 300 ribu-an, tetapi tinta original laser harganya bisa mencapai 800 ribu-an. Memang sih untuk saat sekarang ini kita masih bisa punya pilihan untuk menggunakan tinta refill atau aspal. Tapi saran saya sih untuk pemakaian rumah tangga (pribadi) sebaiknya hindari penggunaan tinta refill atau aspal untuk menambah panjang umur printer. Tapi memang sih harga 800 ribu-an itupun di satu sisi tidak dipandang sebagai harga yang mahal, karena jumlah cetakan yang dihasilkannya pun jauh lebih banyak dari pada 300 ribuan tinta ink jet, sehingga kalau dikalkulasi kayaknya hampir imbang tuh.
Epson Stylus Photo T60, ink jet printer
Selanjutnya adalah kelebihan dari printer Epson Stylus Photo T60 yang menurut saya penting adalah :
  1. Kualitas cetaknya yang sudah oke banget terutama untuk mencetak sekualitas foto. Terpampangnya label “Photo” dalam printer tersebut sudah merupakan “jaminan mutu” dari hasil cetak fotonya dan sudah pasti hal ini tidak bisa dibandingkan dengan hasil cetak laser color Xerox C1110B.
  2. Harganya jauh lebih murah dari pada printer laser color Xerox.
  3. Bisa mencetak ke atas label CD dan ini yang saya inginkan untuk kemudahan cetak label CD.
  4. Harga cartridgenya terbilang murah jika dibandingkan dengan harga cartridge laser.
  5. Sudah memiliki fasilitas duplex printing.
  6. Model tintanya sudah menganut model individual sehingga lebih ekonomis dari segi tinta karena hanya tinta yang habis saja yang diganti.
  7. Menurut khabar dari publikasi Epson, kualitas tinta Epson sangat tinggi sehingga hasil cetaknya bisa tahan lama disimpan. Ini belum pernah saya uji.
  8. Seperti model-model Epson yang lain yang banyak digunakan di perkantoran, printer Epson sudah terkenal karena “tahan banting”. Bayangkan saja model Epson yang dot matrix seperti LQ 2170 dan sejenisnya saja saat ini masih banyak digunakan di perkantoran (terutama kantor tempat saya bekerja), padahal umur dari printer ini sudah puluhan tahun tapi masih kuat dan tahan untuk digunakan bekerja. Jadi secara tidak langsung “roh” dari tahan bantingnya Epson pun sudah merasuk dalam printer Epson Stylus Photo T60 ini.
Sedangkan kekurangannya dari printer ini adalah :
  1. Paling utama adalah sistem ink jet ini dengan jarangnya penggunaan seperti halnya pemakaian rumah tangga (pribadi) maka akan membuat head atau tintanya cepat mengering. Dan apabila ini sudah terjadi, maka siap-siap saja kualitas cetaknya bakalan tidak standar lagi. Beberapa kejadian malah membuat printer menjadi rusak dan perlu diganti headnya. Akhirnya hal ini menjadikan printer model ini mahal, karena baru pakai sebentar sudah rusak akhirnya beli baru lagi.
  2. Cartridge tinta ink jet ini memang terbilang murah jika dibandingkan dengan cartridge laser. Tapi bentuk dan isinya yang sedikit membuat jumlah yang dicetak dari cartridge ini tidak sebanding dengan laser yang begitu banyak.
Itulah mungkin kelebihan dan kekurangan dari keduanya yang bisa saya sampaikan. Saat ini sih saya lebih memilih untuk membeli Printer Laser Color dibandingkan printer ink jet karena faktor ekonomis penggunaannya untuk jangka panjang. Tapi sejauh ini sih masih bingung. Cuma untuk memilih printer laser color yang all in one, wuih… harganya benar-benar tidak terjangkau. Kalau ink jet printer memang harganya masih masuk akal, cuma saya sudah terlanjut kecewa dengan umur pakai dari pada perangkat ink jet dengan pemakaian printer yang tidak kontinyu. Bisa-bisa umur pakai printer yang saya beli nanti tidak bertahan lama?? Dan jika ini terjadi, itu merupakan salah satu bentuk pemborosan dan kebodohan saya dalam memilih gadget.
Kembali ke Anda, apa menurut Anda pilihan yang terbaik?

Sumber

Fakta dan Mitos Printer Laser

Saat ini penggunaan printer di kalangan masyarakat sudah semakin luas sejalan dengan semakin berkembangnya teknologi komputer dan perangkat yang lainnya. Kini semakin banyak juga jenis printer saat ini yang ditawarkan di pasaran dengan berbagai keunggulan. Namun bagi anda yang hendak berniat untuk memiliki printer, taukah beberapa Mitos dan Fakta seputar printer laser jet  yang mungkin banyak bahkan Anda sendiri juga meyakininya. Inilah beberapa mitos yang banyak diyakini oleh beberapa orang:

1.    Penggunaan Cartridge Refill dapat Merusak Printer.
Banyak orang yang berfikir bahwa jika membeli sebuah printer Apakah printer tersebut bisa di refill atau tidak??? Memang wajar jika demikian, Harga cartridge original yang terlampu tinggi bisa mencapai 5 kali lipat bahkan lebih dari harga refill. Namun banyak juga yang beranggapan bahwa cartridge refill tidak sebagus cartridge original bahkan cenderung merusak printer. Faktanya, anggapan tersebut tidaklah benar asalkan dengan:
  • Refiller menggunakan serbuk toner dengan kualitas bagus.
  • Refiller adalah orang yang sudah berpengalaman sehingga dapat meminimalisir terjadinya kebocoran.
  • Cartridge yang di-Refill harus di test terlebih dahulu sebelum diserahkan kepada konsumen untuk memastikan bahwa cartridge benar-benar dapat berfungsi dengan baik.

2.    Mencetak Menggunakan Printer Laser Jet.
Diantara jenis Printer yang ada, jenis printer laser jet memang yang memiliki hasil cetakan yang paling bagus, tahan lama, paling cepat proses cetaknya. Dengan adanya kenyataan seperti itu banyak orang berfikiran bahwa mencetak menggunakan printer laserjet akan lebih mahal dari printer jenis lainnya terutama tinta. Namun anggapan itu tidak benar adanya karena memang sepadan dengan hasil yang didapatkan dengan menggunakan printer laser jet ini. Mari kita bandingkan dengan mengambil referensi dari salah satu website jual beli terbesar di dunia :
  • Harga sebuah cartridge tinta Canon PGI-40BK adalah USD 28,2 untuk kapasitas cetak 650 lembar. Sehingga biaya cetak perlembar adalah USD 0,043.
  • Harga sebuah toner cartridge HP CB435A adalah USD 56,56 untuk kapasitas cetak 1500 lembar. Sehingga biaya cetak perlembar adalah USD 0,037.
Jelas terlihat bahwa biaya cetak perlembar jika menggunakan printer laser akan lebih efisien dan lebih murah dibandingkan menggunakan printer tinta.


3.    Toner Sampah pada Cartridge printer laser dapat digunakan kembali.
Umumnya pada printer laser. Selama proses mencetak, printer laser akan menghasilkan sampah yang akan disimpan pada bagian waste bin dari sebuah cartridge. Sekilas toner sampah ini memang tidak ada bedanya dengan toner yang masih baru , sehingga user atau refiller tidak membuang toner sampah tersebut namun memasukannya kembali. Trik ini sering dipakai oleh tukang fotocopy untuk menghemat biaya pembelian serbuk toner. Kenyatannya, meskipun secara fisik toner sampah itu masih bagus, namun ternyata komposisi kimia dari toner sampah berbeda dengan toner baru. Bahan utama dari serbuk toner adalah resin polimer, bahan pembawa (carrier) zat aditif. Resin polimer inilah yang kemudian akan keluar sebagai cetak yang dapat kita lihat, sedangkan bahan carrier (berupa serbuk besi) akan masuk dalam waste bin sebagai sampah.
Apabila toner sampah dipaksakan untuk dipakai ulang, dampaknya akan mengurangi kualitas cetakan, bahkan lebih buruk lagi dapat memperpendek usia komponen cartridge.

4.    Printer Laser Harganya Relatif Mahal
Memang sudah banyak diketahui dan memang faktanya printer laser harganya lebih relative mahal  dibandingkan dengan printer Inkjet.
Namun, bagaimana jika kita lihat dari usia pakainya, maka kita akan menemukan kenyataan bahwa printer laserjet lebih ekonomis dibandingkan dengan printer inkjet. Usia pakai normal dari sebuah printer inkjet hanya sekitar 2 tahun, selebihnya printer akan banyak mengalami masalah, Sering ganti part dan tinta pembuangan di dalam printer juga sudah mulai penuh. Sedangkan printer laserjet dapat dipakai hingga lebih dari 5 tahun tanpa ganti part.


Itulah beberapa mitos dan fakta mengenai printer laser jet yang mungkin artikel ini bisa menambah pengetahuan tentang printer dan juga bisa sedikit membantu anda di dalam mengatasi masalah printer laser jet Anda.

Servis printer dot matrix

Kali ini kita akan membahas tentang printer dot matrix dengan masalah macet disertai pita robek. langsung aja ya..

Cara mengatasi: 

1. Cek kondisi printer
2. Cek silinder head
3. Cek ribbon mask 
4. Cek ribbon driver
5. Cek motor vertikal atau motor steper
Pada umumnya, printer dot matrix di Indonesia masih
didominasi merek Epson, karena merek ini memang sudah menjadi primadona di negri ini, karena didukung spare part yang banyak beredar di toko-toko penjual part.
Action
1. Sebelum membongkar printer, bersihkan dulu printer dari debu, kotoran atau benda asing yang menyangkut disela-sela mesin. Bila sudah bersih, kasih minyak singer pada silinder head atau besi panjang yang menempel pada head, geser ke kiri dan kekanan dengan memberi minyak singer di sela-sela silinder head, setelah dirasa cukup lancar, sekarang coba tes print. oh ya jangan lupa coba cek ribbon mask yang letaknya didepan head, dengan cara lepas head, cukit ribbon mask dengan pinset, coba amati lubang segi empat, bila lubang melebar atau cacat, ganti aja ribbon masknya. lihat gambar dibawah
2. Setelah langkah 1 anda jalankan, kerusakan masih tetap saja, sekarang coba amati dengan teliti bentuk fisik silinder head, apa terdapat goresan-greesan kasar, karatan?? kalau ada segera bongkar mesin, ambil silinder head, gosok dengan kertas gosok kertas yg agak kasar sedikit, ingat?? waktu menggosok silinder, teteskan minyak singer pada silinder dan kertas gosok, kemudian gosok secara perlahan tapi pasti (pakai perasaan..hehehe).Setelah dirasa cukup, pasang kembali dan coba tes print, bila kondisi silinder mengelupas atau berlubang maka silinder harus diganti
3. setelah langkah ke 2 anda jalankan, kerusakan tetap saja, Sekarang coba cek ribbon driver yang letaknya disebelah kiri mesin, ribbon driver ini kumpulan gear kecil yang kerjanya membantu menggerakkan tali head, bila salah satu gear ribbon ini patah atau mata gearnya sudah halus, maka dapat dipastikan ribbon driver tidak dapat bekerja secara baik, yang mengakibatkan printer macet, dan pita robek.  Ganti ribbon driver atau gear yang sudah rusak dengan yang baru, dan sekarang coba test print.
4. Kalau langkah ke 3 sudah dijalankan, kerusakan tetap saja, sasaran selanjutnya adalah pada motor vertikal atau motor steper, motor steper ini penggerak dari head sesuai perintah dari ic pengolah data, kerusakan motor ini biasanya ditandai dengan bunyi bip dan led berkedip-kedip. Bentuk motor steper lihat dibawah
Prinsip kerja dari berbagai merek printer dot matrix sebenarnya sama saja tergantung penempatan komponen mesin dan elektronikanya, kerusakan macet pada printer dot matrix biasanya sederhana saja, seperti kurang minyak, banyaknya kotoran yang menghalangi jalannya head dan motor penggerak dsb. Langkah-langkah diatas adalah bentuk dari pengalamanku selama ini dalam memperbaiki printer macet, bila ada pertanyaan mohon dikirim lewat post coment, Sampai jumpa lagi pada postingan saya selanjutnya, terus berkarya dan semoga berhasil.Thnks.
 
Sumber

EPSON T13 YANG GENERAL ERROR



Cara Mengatasi General Error pada Printer Epson T-13 dan TX-121.Sering kali kita menghadapi masalah hasil print out bergaris atau tidak muncul sama sekali. Hal ini sering dijumpai pada printer yang telah dimodifikasi dengan infus ataupun catridge telah
di isi ulang (refill). Permasalahan ini muncul karena tinta infus atau tinta isi ulang akan cenderung untuk lebih mudah mengering. Efeknya print head menjadi mampet. Tetapi kali ini saya akan memberikan tips mengenai General Error Pada Printer Epson.
General error ini muncul ketika ingin print data, padahal sebelumnya status printer sudah ready. General error ini bisa diakibatkan karena head pada printer terganggu karena ada kotoran, Bisa juga disebabkan oleh selang infus karena Printer yang sudah di infus sering mengakibatkan jalannya head terganggu. Namun General Error yang akan saya bahas kali ini yaitu General Error  ”Delete all print jobs and turn the printer off. Remove any foreign objects from inside the printer. After a few minutes, turn the printer back on.”
Sebelumnya status printer sudah ready, dan tidak ada error yang muncul. Tetapi ketika digunakan printing  maka muncul pop up seperti itu “Delete all print jobs and turn the printer off. Remove any foreign objects from inside the printer. After a few minutes, turn the printer back on”dan lampu pada printer mengalami blinking secara bersamaan. Ini bisa disebabkan oleh kerusakan Head , kerusakan Head ini sangat sulit dilihat dengan kasat mata dan cara memperbaikinya sebagai berikut ;
  1. Buka cassing printer Epson anda.
  2. Ambil dan ganti head dengan head bekas atau baru yang masih baik.
  3. Pasang kembali dan nyalakan,Printer kembali siap untuk di gunakan.
  4. Jika masih error, Coba lakukan head cleaning pada printer anda
Catatan ;
  • Cara Memperbaiki Epson T13 yg lampu merahnya terus berkedip / blinking permasalahannya adalah karena catridgenya sudah rusak atau kendor, coba cabut cartridgenya kemudian bersihkan pinnya dengan tisu yg bersih setelah itu bersihkan juga pin dari printernya, kalau pin sudah bersih, nyalakan kembali Epson T13nya.
  • Lakukanlah Head Cleaning untuk mencegah buntu pada head jika hasil print sudah tidak bagus.
Sumber

Perbedaan tiap jenis printer

Penggunaan printer sebenarnya semakin hari semakin berkurang, hal ini dikarenakan semakin terbiasanya bagi pengguna komputer untuk membaca dan mendistribusikan dokumen dalam bentuk digital seperti PDF. Meskipun demikian, bukan berarti printer tidak dibutuhkan lagi, karena masih banyak hal yang tidak dapat dijangkau oleh data digital, oleh karena itu diperlukan alat cetak data digital  dalam bentuk fisik.
Dari sekian banyak merk dan type printer masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan dalam proses pencetakan.
Beberapa jenis printer yang berada di pasaran antara lain  :
Printer Dot Matrix
Printer ini mencetak dengan cara diketuk seperti halnya mesin tik untuk warnanya menggunakan pita. Dengan menggunakan printer ini, cetakan dapat langsung dirangkap dengan karbon.
Dot matrix adalah system pembentukkan karakter dari sejumlah titk-titik Printer dot matrix mempunyai element yang terdiri dari jarum-jarum yang menekan pita sehingga dapat mencetak pada kertas.
Meskipun saat ini teknologi printer sudah semakin canggih, namun printer dot matrix masih diproduksi. Sebab printer dot matrix dapat digunakan untuk mencetak dokumen tembusan, yang biasanya digunakan untuk membuat Continues Form, kwitansi, bon, dan dokumen yang sudah ada cetakannya lainnya seperti Stopmap, Amplop, dll.
Kelebihan :
Dapat mencetak rangkap sekaligus.
Dapat mencetak ukuran kertas yang lebar.
Biaya printer dan tinta murah
Kelemahan :
Dpi dan ppm rendah
Geraknya sangat lamban
Suaranya berisik ketika bekerja
Warna yang dihasilkan tidak bervariasi.
 Thermal Printer
Jika anda pergi ke sebuah supermarket atau toko swalayan bahkan di kios-kios dan warung anda akan menemui printer jenis ini di meja kasir.
Kualitas thermal printer hampir sama dengan dot matrix,  thermal printer menggunakan panas dan bukan ketukan atau impact. Keuntungan dari thermal printer adalah lebih tidak berisik dan mempunyai kecepatan tinggi, kelemahannya adalah harus menggunakan kertas khusus thermal ( umumnya permukaan licin dan dalam bentuk roll )
Buble Jet
Printer ini memang masih terhitung cukup mahal. Meskipun gambar dapat dikatakan menyerupai hasil cetakan film. Saat ini, ia memang belum dapat mencetak pada ukuran kertas yang besar sehingga ukurannya juga dapat dikatakan kecil. Printer ini biasanya dapat digunakan langsung dengan kamera tanpa perantara komputer. Karena selain dilengkapi dengan konektor USB, ia juga dilengkapi dengan card reader. Kini juga sudah tersedia printer photo portable yang dapat juga digunakan sebagai slide show.
Keunggulan :
Stabil, respond dan suara sangat lembut.
Dapat digunakan langsung dengan kamera tanpa perantara computer
Kekurangan :
Cartridge mahal
Hasil menggenang apabila terkena air
 
Printer  Ink Jet
Printer Ink Jet / Desk Jet yang tersedia di pasaran saat ini memiliki kemampuan untuk mencetak sampai ukuran kertas yang sangat besar, dan dengan kualitas baik. Inkjet mencetak dengan cara memasukkan satu demi satu titik warna ke bidang cetak.
Keunggulan :
Dpi & ppm lebih tinggi dari pada dot matrik
Lebih mudah mencetak gambar dan warna
Kemampuan mencetak sampai kertas yang lebar dengan kualitas yang baik
Kelemahan :
Tidak dapat mencetak rangkap
Biaya operasional lebih mahal jika menggunakan catradge aslinya
Kinerja cetak lebih lambat adri Laser jet
Printer Inkjet menggunakan tinta cair. Untuk hasil yang bagus menggunakan kertas khusus printer.
Printer Laser Jet
Printer laser biasanya digunakan pada perusahaan-perusahaan untuk mencetak dokumen hitam putih & berwarna. Harga jenis printer laser masih tergolong mahal jika di bandingkan dengan sekelas Ink jet.
Kemampuan printer laser dalam mencetak sangat cepatdibandingkan dengan printer  sekelas inkjet. Harga printer laser lebih mahal ketimbang inkjet, apalagi untuk yang berwarna ukuran cetak A3+ atau lebih.
Cara kerja printer ini hampir sama dengan mesin fotocopy, yaitu menggunakan photographic drum, perbedaanya pada mesin fotocopy bayangannya difokuskan pada silinder yang berputar, sedangkan laser printer bayangannya diciptakan dengan titik per titik oleh semiconductor laser. Kualitas cetakan yang dihasilkan selain cepat juga sangat tajam dan hemat biaya tinta. Printer laser sangat tepat digunakan bagi mereka yang frekuensi mencetaknya dalam jumlah banyak.  Cocok digunakan untuk usaha Fotocopy dan Percetakan. Namun, tidak menutup juga untuk perkantoran dan home user .
Interface Printer
Printer dapat dihubungkan dengan komputer secara seri dengan RS-232C atau parallel dengan Centronic. Tetapi karena belum standarnya dunia teknologi komputer dan printer maka untuk menjalankan printer yang berlainan dengan jenis komputemya maka dapat digunakan perangkat lunak.
Printer Plotter / Wide Format Printing
Plotter merupakan salah satu peralatan outputnya dapat mencetak grafik pada surface kertas, Vinyl, Sticker, dan berbagai bahan lainnya dalam ukuran besar dengan hasil yang memuaskan. Printer ploter  cocok untuk mereka yang menerima jasa print digital outdoor dan indoor seperti banner, poster, sticker, cutting, dsb.
Printer DTG ( Direct to Garment)
Printer  DGT yang umumnya ada dipasaran lokal tanah air merupakan salah satu bentuk modifikasi atau pengembangan dari dunia printing yang baru. Peminat mesin ini dari dunia sablon kaos yang tadinya sablon warna manual sekarang berkembang menjadi printing kaos digital untuk dapat mencetak t-shirt / Kaos & kain secara langsung tanpa perantara ( tanpa transfer paper).
Printer DTG mempermudah para penjual kaos-kaos satuan untuk bisnis distro. Printer DTG sekarang ini menggunakan modifikasi dari printer merk Epson. Jenis tinta yang digunakannya adalah jenis tinta textil.
Selain bahan katun, printer dtg direct to garment ini juga bisa digunakan untuk mencetak sablon di atas bahan kain handuk, kain Satin, kain TC dan kayu.
Keunggulan menggunakan Printer DTG  adalah :
Bisa mencetak Full color
Hasil sablon tajam dan merata dengan warna yang memuaskan
Hasil awet dan bisa dicuci berkali-kali seperti hasil sablon manual
Hasil cetak halus meresap ke bahan kain
Tidak usah menggunakan transfer paper
Tidak usah menggunakan mesin press kaos
Kelemahan :
Perawatan head printer yang susah dan cendrung cepat buntu jika tidak merawatnya dengan benar.
Harga tinta printer sangat mahal dari tinta sablon
Harga jual jauh lebih mahal dari sablon manual untuk produksi jumlah banyak.

Review HP Officejet H470b








Kebanyakan orang berpikir HP Officejet series printer adalah Printer Multifungsi - All in One, Dimana seluruh produk ini adalah printer inkjet dan H470 adalah printer inkjet multifungsi.

Berdasarkan teknologi printer HP yang

di buat untuk bisa mencetak foto, dengan model terpisah dua kartrid, yaitu: warna hitam dan warna (3 warna), dan printer Officejet H470 dapat berfungsi dari power outlet atau battery melalui koneksi USB, Bluetooth atau Wifi (Opsional).

Untuk review kali ini, Printer ini di lengkapi dengan battery Lithium Ion yang bisa di isi ulang (Rechargeable). Apa yang anda dapatkan adalaah printer yang kecil dan ringan di balut warna gelap metalik dan silver dengan ukuran tas wanita.

Pertama kali ingin menggunakan printer ini Anda harus mengangkat tutup atas printer ini sebagai tempat baki kertas dan poisi tutup depan akan terbuka otomatis pada saat men-set printer dalam posisi "On".



Printer ini terdiri dari 2 kartrid, hitam dan warna.
Kontrol panel sangat simple, dengan tombol feeder kertas dan Cancel, seperti juga tombol On/Off. Ada 3 lampu indikator untuk posisi tinta dan paper jam. Sebelah kiri anda akan melihat soket USB untuk koneksi Wifi atau Bluetooth (Opsional) dan SD multimedia Card. Pada bagian belakang terdapat koneksi USB 2.0 dan PictBridge.

Hasil review pencetakan memperlihatkan hasil cetak teks dokumen yang bersih dan jelas, meskipun mencetak dengan font ukuran kecil terlihat jelas dan detail.

Mencetak Grafis warna juga terlihat bersih dengan warna yang solid dan bebas dari gradasi. Pencetakan Foto dihasilkan dengan baik dan warna yang natural sesuai dengan HP teknologi pencetakan foto.

Printer ini dapat mencetak sampai dengan 22 hal per menit untuk warna hitam dan 18 hal per menit untuk pencetakan warna.

Kesimpulan
Untuk kebutuhan secara mobilitas, Printer ini adalah pilihan yang memadai, sangat mudah di gunakan dan dilengkapi dengan opsi bluetooh dan Wi-fi. Printer ini menggunakan battery untuk mencetak dan memiliki hasil cetak kualitas yang baik.




Printer HP Officejet H470b - Spesifikasi:


Sumber